Ini 6 Oleh-Oleh Khas Sorong yang Layak Sobat Pertimbangkan



www.dihaimoma.com

Siapa sih yang tidak mengenal kota sorong? Salah satu kota terbesar kedua di Papua. Kota ini terletak di provinsi Papua Barat dan menjadi pintu gerbang utama transportasi laut di Papua. Itulah sebabnya, kota ini cukup ramai.

Kalau sobat ingin mengetahui lebih lajut tentang kota Sorong maka baca:

Entah benar atau tidak! Kata Orang jika berkunjung ke suatu daerah tanpa mencicipi makan khas atau membeli oleh-oleh khas daerahnya maka sama halnya dengan belum berkujung ke daerah tersebut.

Kama.....

Dalam artikel kali ini Dihai akan berbagi seputar hal-hal yang dapat sobat jadikan sebagai buah tangan dari Sorong. Naa... Jika suatu saat sobat hendak berkujung ke kota ini, maka berikut ini rekomdasai

  6 Oleh-oleh khas Sorong:


 1. Pernak-Pernik dan Patung Ukiran


Kalau sobat mencari oleh-oleh berupa patung ukiaran, gelang, kalung dan pernak-pernik khas Papua lainnya di kota Sorong maka langsung saja menuju Tembok Berlin. Di tempat ini sobat bisa mendapat aneka gelang khas Papua hanya dengan Rp.10-15 ribu/Gelang dan Rp. 50-100 ribu/ patung ukiran.

Kalau ingin langsung ke pusatnya, Sobat bisa langsung menuju sebuah tokoh kerajinan tangan khas  Papua yang terletak di kawasan Puncak Arfak. Tokoh yang sudah berdiri sejak 90-an ini bukan hanya menjual pernak-pernik khas Sorong tetapi kerajinan dari berbagai daerah di Papua. Kalau sobat tidak mengetahui rute untuk menuju tempat ini, bilang saja pada mas ojek antarkan saya ke "toko kerajinan Papua  di Puncak Arfak" kerena hampir semua masyarakat Sorong mengenal tempat ini. Yah, karena usia tokohnya saja sudah cukup lama hehehe.

Di tokoh ini sobat bisa membeli oleh-oleh khas Papua sepuasnya. Mulai dari noken, koteka, ukiran kayu berupa patung, kalung, gelang, perhiasan diniding dengan berbagai motif, bulu bung cenderawasih dan masih banyak lagi. Kerena produk khas lokal yang ditawarkan beragam itulah yang membuat tempat ini menjadi buruan wisatawan lokal dan menca negara. Sobat bisa mendapatkan oleh-oleh khas Papua dengan harga Rp.10 ribu hungga Jutaan rupiah.

Sobat juga bisa mengunjungi pasar Remu atau bisa juga di keluran Kampung Baru tepat di samping RSUD Sorong. Di tempat ini pun sobat akan menemukan berbagai pernak pernik khas Papua yang di jual masyarakat mulai dari Noken, akar bahar, hisan dindidng, baju tarian khas Papua, Miniatur Tifa, hisan kepala dari susunan kerang laut dan masih banyak lagi.

2. Kain Tenun Khas Sorong


Membeli oleh-oleh kain tenun di Sorong merupakan pilihan yang tepat. Kota yang dijuluki kota minyak ini memiliki beberapa tempat yang menjual produk kain tenun khas khas Sorong dengan motif Papua. Tapi, kalau sobat ingin membeli langsung dari pembuatnya sekaligus melihat proses pembuatannya sobat bisa berkunjung kesanggar Pelatihan Industri Tenun Papua yang terletak tidak jauh dari kawasan puncak Arfak,  tepanya di Jalan Gunung Merapi, Distrik Sorong Barat.

Produk dari sanggar ini cukup dikenal baik di kota Sorong maupun dikawasan lainnnya di  Papua. Sanggar ini bisa memproduksi sekitar 600  kain  dalam setahun. Ukuran kain yang ditawarkan cukup variatif tetapi yang dominan berukurna 2,5 meter yang cocok untuk membuat baju, jas, atau rok.

Kalau soal harga, lumayan mahal sih sekitar Rp. 3000- jutaan rupiah. Tapi, dijamin sobat tidak akan menyesal membeli oleh-oleh ini karena kualitas berbanidng lurus dengan harga yang harus sobat keluarkan.

3. Sagu kering dan Ikan Cakalan Bakar


Kota ini juga terkenal dengan ikannya. Tahun 2009 lalu, penulis sendiri pun peranah menjajaki kota ini belajan ikan asing untuk dijual kembali. Selain ikan asing, ada juga ikan Asap (bakar) dan Sagu kering. Kalau tertarik, sobat dari pelabuhan bisa langsung menuju  Pasar Sentral. Tapi ingat, kalau beli cemilan sagu kering jangan langsung disantap. Soalnya, cukup keras. Pernah teman saya giginya Patah. Caranya, sobat harus mencelupkan dalam teh atau susu hangat selama 1 atau 2 menit baru bisa mencicipinya hehehe.

4. Roti Billy alias Abon Gulung


Roti Billy yang lebih dikenal dengan Abon Gulung ini memang menjadi sasaran empuk para wisatawan yang berkujung ke Sorong. Sobat dengan mudah menemukan roti ini dibeberap tempat seperti di Jalan Ahmad Yani, kota sorong atau di Bandara Domine Eduard Osok Sorong. 

Meski Roti ini terlihat bisa, tetapi rasanya akan membuat sobat lupa pulang. Apa lagi isinya yang terlihat fress dengan tekstur roti yang lembut sudah pasti lezat dan nikmat di mulut.

Harga roti Abon di Sorong cukup variatif. Harga satu potong Abon Gulung Rp. 13 ribu. Abon Gulung sendiri memiliki 5 Variasi unggulan, di antaranya abon gulung sapi, cokelat, keju, ayam,ikan tuna dan lain-lain. Roti yang dipaketkan dengan isi 10 potong kecil harganya Rp.150 ribu sedangkan yang berisi 5 potong besar dapat sobat beli dengan Rp. 85 ribu.  

5. Batik Papua Motif Sorong


Setiap daerah di Papua memimiliki Motif batik yang berbeda dan dari sekian banyak itu bisanya disatukan dalam sebutan "batik Papua" Kalau sobat berkujung ke Sorong maka tidak ada salahnya  mengujungi beberapa tempat penjual batik khas Papua, salah satunya Toko Aneka Batik Papua yang terletak di Jl. Sam Ratulangi 89 Kampung Baru, tidak jauh dari Bandara Dominique Edward Osok Sorong

Baju batik Papua ini sudah dikenal hingga manca negara. Rata-rata batik Papua bermotif Tifa, ukiran kayu atau Burung Cenderawasih. Modelnya pun bervariasi dari yang lengan pendek hingga panjang dan dari untuk anak kecil hingga dewasa.

Kalau sudah punya baju batik Papua, sobat bisa membeli kain batiknya atau Tas bermotif batik. Semuanya dapat sobat tentukan sesuai isi dompet. Harganya bervariasi dari Rp.150-600  tergatung kompleksitas pembuat motifnya. Kalau kain batik motif Papua biasanya Rp 50 ribu per meter dan tas dengan motif batik Papua dengan kisaran harga Rp 130 ribuan.

6. Kopi Bubuk Senang khas Sorong


Bagi sobat pencinta kopi, Dihai rekomendasikan untuk membeli Kopi bubuk senang khas Sorong. Kopi ini merupakan satu-atunya kopi produk Sorong. Kopi  Senang diproduks Pak Budi. Usaha ini berdiri sejak tahun 1985 dan mampu memproduksi 5000-an bungkus perharinya. Padahal di kota Sororng sendiri hampir nihil kebun kopinya. Kopi yang diracik adalah kopi robusta yang diimpor dari Sulawesi, Sumatera Utara, Lampung, Manokwari dan beberapa daerah lainnya di Papua.

Tentu saja perpaduan biji kopi dari berbagai daerah membuat aroma dan cinta rasanya cukup nikmat. Tapi, kopi ini masih kalah jauh bilah disandingkan dengan kopi produk asli Papua, Arabika. Kopi Arabika Papua yang tumbuh diketinggian ribuan kilometer di atas permukaan laut membuanya unik dan langkah. Kopi-kopi Papua yang dikenal hingga maca negara itu seperti, kopi Moanemani, Pogapa, Kopi Baliem/Wamena dan Amungme Gold.

Baca lembih lajut: Jenis-Jenis Kopi Papua: Produksi Tradisional Kualitas Internasional 

Tapi, usaha Pak Budi tidak sia-sia karena kopi ini sudah dikenal luas masyarakat Papua hingga ke pedalaman dan pesisir. Kopi ini juga sering dibawah ke Sumatera dan Jawa sebagai oleh-oleh khas Sorong oleh para wisatawan.

Kalau sobat berminat bisa langsung menuju jalan Pendidikan KM 8, Sorong Kota Sorong untuk membelinya.

Selain ke-6 poin di atas, sobat juga bisa membeli keripik keladi khas Sorong atau Cemilan dari tepung sagu dan mutiara hitam di tokoh mutiara Kota sorong. Intinya, sobat sesuaikan dengan budged milik sobat. Semoga bermanfaat.

Dihaimoma Menulis Updated at: 8/06/2018 02:13:00 am
THIS NEWEST PREV POST

WARNING

1. Komentar Anda merupakan sebuah kontribusi untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih berguna dan Informatif

2. Komentar dan kritikan Anda untuk isi blog ini kami sangat menghargai.

3. Komentar harus menggunakan bahasa yang baik, benar, dan mendidik.
EmoticonEmoticon