Mengenal Kabupaten Sorong: Ini 5 Hal yang Jarang Diketahui Orang



Dihaimoma Menulis


Jika sobat hendak berkunjung ke Papua menggunakan kapal laut maka kota Sorong merupakan pelabuhan pertama yang hendak sobat jajaki. Kota ini sejak lama menjadi pintu gerbang transportasi laut bagi tanah Papua. 

Kota Sorong merupakan kota terbesar kedua di Papua. Jadi, jangan heran suasana kota Sorong sangat ramai namun kehidupan di kota Sorong masih sangat terjaga dalam keberagaman penduduk dari berbagai latar belakang.

Sejauh ini mengacu pada Undang-Undang RI No. 26 Tahun 2002, Tgl. 11-12-2002. kota ini telah memekarkan kabupaten Sorong Selatan, kabupaten Raja Ampat, dan yang terakhir kabupaten Maybrat berdasarkan UU No 13 Tahun 2009 Tentang Pembentukan Kabupaten Maybrat Di Provinsi Papua Barat. Kalau sobat berwisata ke Raja Ampat, kota ini merupakan transit pertama anda  di Papua sebelum menjelajahi surga wisatanya.

 Baca juga :Lokasi Wisata Raja Ampat: 13 Tempat ini Layak Sobat Pertimbangkan

Kalau ingin mengetahui lebih dalam tentang kabupaten sorong, lihat profil kota sorong. Tapi, kota yang tenar dengan julukan kota minyak ini, menyimpan beragam informasi unik lainnya yang tidak banyak diketahui orang maka berikut ini dihaimoma.com merangkum 8 hal yang jarang diketahui orang tentang Kabupaten Sorong dari bebagai sumber untuk sobat.



 1. Pulau Doom  Awal Pusat Kota Sorong

Pemerintah Belanda menetapkan pulau Doom sebagai pusat pemerintahan. Belanda merencanakan pembangunan kota Sorong sejak tahun 1800-an dan kemudian sekitar tahun 1935 baru pulau Doom dijadikan sebagai pusat pemerintahan Sorong yang disebut Onderafdeling. Pada masa ini daratan kota Sorong yang saat ini terlihat maju itu, sama sekali belum berbentuk kota. Semua pusat kegiatan sepenuhnya di pulau Doom.
Dihaimoma.com
Pulau Doom di Sorong Papua[Imge:Source

Jadi, pulau Doom lebih dulu mendapat aliran listrik, infrastruktur dan berbagai fasilitas  dibandingkan dataran Sorong saat ini. Saking bersinarnya pulau ini di malam hari, dulu masyarakat di daratan Sorong menyebut pulau Doom dengan "pulau bintang".

Ketika Jepang pukul mundur Belanda di Papua (Perang Pasifik) dalam dua minggu di seluruh tanah Papua. Pulau Doom ini juga digunakan tentara Jepang sebagai basis pertahanan mereka.

Dari proses awal itulah mengapa hingga saat ini di pulau Doom banyak ditemukan benda-benda peninggalan pemerintah Belanda dan tentara Jepang. Mulai dari gereja dan gedung Aula yang di bangun pemerintah Belanda dan banyak pula gua-gua peninggalan tentara Jepang yang tersebar luas dataran pulau ini.

2. Asal-usul Nama Sorong yang Masih Kabur 


Megacu pada situs resmi pemerintah Sorong dan beberapa jurnal yang dipublikasi, di sana dikatakan bahwa nama sorong berawal dari nama perusahaan minyak milik Belanda bernama Seismic Ondersub Oil Niew Guines yang kemudian disingkat Sorong. Ada juga sumber lain  yang mengatakan bahwa nama Sorong berasal dari kata Soren dalam bahasa Biak yang berarti laut dalam. Kemudian oleh para pedagang Thionghoa, Misionaris, Eropa, Maluku dan Talaut melafalkan sebutan tersebut dengan Sorong. Entah mana yang benar, penulis tidak memiliki sumber yang kuat untuk menyimpulkan kontradiksi ini.

Tapi dari logika sederhana terlihat bahwa poin kedua memiliki kemungkinan yang kuat untuk benar. Mengapa? Karena sebelum Belanda mengenal tempat ini, suku biak di Papua sudah menjalin kontak dengan orang luar Papua dan bahkan pengaruhnya cukup nampak di wilayah Papua Barat.

baca juga: 8 Fakta Tentang Suku Biak di Papua yang Belum Anda Ketahui !

Catatan: 
Soal kontradiksi dalam beberapa penamaan di Papua bukan hanya terjadi pada asal-usul nama Sorong tetapi juga terjadi pada penamaan "Sentani" di Jayapura yang perna Dihai ulas dalam artikel ini: Danau Sentani di Jayapura: Ini 7 Fakta yang Belum Anda ketahui. Selain itu, ada juga kontradiksi pada penamaan "suku Mee" tapi sudah diperjelas melalui buku karya Titus Pekei yang pernah diulas juga dalam artikel ini: Mengenal Suku Mee, Ini 6 Fakta Tentang Suku Mee yang Mungkin Belum Anda Ketahui.
Jalan satu-satunya untuk memperjelas kesimpangsiuran informasi seperti ini adalah tugas generasi muda Papua melalui kajian-kajian ilmiah.

 3. Salah Satu Kota dengan Rawan Gempa di Papua 


Mengacu pada jurnal berjudul  Pemetaan Daerah Rawan Gempabumi di Wilayah Sorong Provinsi Papua Barat (20013)  yang dipublikasi Universitas Sebelas Maret. Wilayah Sorong dibagi kedalam dua tingkat kerawanan gempa. Kerawanan besar satu dan besar dua. 

Nilai tingkat kerawanan gempabumi besar satu berkisar antara 300 – 600 Gal yang meliputi daerah distrik Seget, distrik Beraur, sebagian distik  Makbon dan Kota Sorong. Tingkat kerawanan  gempabumi besar dua berkisar antara > 600 Gal  yang meliputi distrik Samate, distrik Sausapor, distrik Sorbar dan sebagian kecil distrik Makbon.

Hal yang menyebabkan wilayah ini termasuk daerah dengan tingkat kerawanan gempabumi yang tinggi karena letaknya di jalur sesar aktif gempabumi Sorong-Yapen yang tidak luput dari pertemuan lempeng Eiruasia, lempeng Indo-Australia dan lempeng samudera Pasifik.

4. Penghasil Minyak Bumi Terdepan di Idonesia


Sejak zaman Belanda kota ini dikenal dengan kota minyak dan saat ini pun Sorong menjadi kota dengan penghasil minyak terdepan di Indonesia. Berdasarkan jurnal berjudul "Perencanaan Teknis Pembangunan Dermaga Pelabuhan Salawati Logistik Shorebase di Desa Arar, Kabupaten Sorong, Papua Barat (2014)" menyaakan bahwa bukan hanya minyaknya yang berlimpah tetapi juga hasil laut.

Dari sumber yang sama menyatakan bahwa sejauh ini sudah banyak perusahaan minyak kelas dunia maupun perusahaan dalam negeri yang berminat untuk berinvestasi dan mengolah cadangan minyak di Kabupaten Sorong.

Jadi, tinggal menunggu perusahan-perusahan itu berlomba-lomba menggerogoti bumi Papua bagian kepala burung, setelah Freeport menguras bagian pegunungan bumi Papua.

 5. Memiliki Beberapa Objek Wisata yang Indah


Objek wisata di kota Sorong sangat beragam. Beberapa tempat wisata terkenal di kota Sorong penah Dihai ulas dalam artikel ini: 6 Tempat Wisata Terbaik di Sorong Papua Barat yang Eksotis dan Memesona. Selain ke 6 tempat wisata di atas. Sobat juga bisa mengunjungi Goa prasejarah di  Kampung Malaumkarta, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong. Masyarakat setempat menyebut gua  ini dengan" Kalabus" karena terletak kurang lebih 200 meter di sebelah barat "Sungai Kalabu".

Sobat juga bisa mengunjungi tembok berlin sambil mencicipi ikan bakar, atau di taman Sari garden untuk berenang dan bersantai bersama keluarga. Kalau sobat pecinta wisata alam dan suka berkemah maka sobat bisa langsung berkujung ke : Taman Wisata Alam Sorong.

Objek wisata di Sorong rata-rata masih asri dan terjaga, terutama wisata pantainya. Hal ini sebagaimana dinyatakan dalam kajian "Status Kualitas Perairan Pesisir Kabupaten Sorong" bahwa kualitas perairan pesisir barat kabupaten Sorong dalam keadaan belum tercemar.

Dengan demikian itulah kelima hal yang perlu anda ketahui tentang kota Sorong Papua Barat. Semoga bermanfaat dan informatif.
Dihaimoma Menulis Updated at: 7/26/2018 03:01:00 am

WARNING

1. Komentar Anda merupakan sebuah kontribusi untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih berguna dan Informatif

2. Komentar dan kritikan Anda untuk isi blog ini kami sangat menghargai.

3. Komentar harus menggunakan bahasa yang baik, benar, dan mendidik.
EmoticonEmoticon