0

Wisata di Kaimana: 5 Tempat ini Wajib Anda Kunjungi

www.dihaimoma.com

Tempat wisata di Kaimana- Apakah anda tahu Kaimana?Kaimana merupakan salah satu kabupaten pemekaran dari Fakfak, di provinsi Papua Barat. Kota yang tersohor akan senja indah Kaimana ini menyimpan beragam keunikan yang tentunya belum banyak diketahui orang. Misalnya, burung garuda yang menjadi lambang negara Indonesia, juga menjadi lambang daerah kabupaten Kaimana.

Kaimana juga memiliki beberapa situs sejarah. Salah satunya, Belanda pertama kali membangun benteng yang secara resmi menegaskan kekuasaan Belanda atas wilayah Papua pada tahun 1828. Benteng itu dikenal dengan Fort du Bus yang di atasnya bertuliskan "Ter Herinnering Aan de Overleden Militairen van de Bezetting van Fort du Bus"  dan masih banyak lagi keunikan yang tersimpan rapi di kabupetan ini.

Nahh...!! Pada artikel ini, Dihaimom.com akan berbagai seputar tempat wisata unik di kabupaten Kaimana yang dapat sobat ketahui. Siapa tahu, suatu saat sobat berkesempatan untuk mengunjungi kota ini. Berukut: 5  Tempat Wisata  di Kaimana, Papua Barat yang Wajib Sobat Kujungi!

1. Wisata teluk Triton


Jika selama ini sobat hanya mengetahui tempat wisata pantai tersohor di Papua hanya Raja Ampat dan Teluk Cenderawasih maka sobat tergolong orang yang belum mengenal Papua. Kaimana punya Teluk Triton yang kecantikannya tidak kalah jauh dengan kedua tempat ini. 

Bagaiman tidak? Beberapa orang yang berkunjung ke tempat ini sesudah Raja Ampat bersakis  bahwa Teluk Triton lebih indah dari pada Raja Ampat. Tapi, akan lebih baik sobat sendiri yang menilainya. Tentunya, sesudah obat mengunjungi tempat ini.

Di sana sobat bisa snorklin dan driving sepuasnya. Di sepanjang teluk ini terhampar jajaran pulau-pulau karang yang menjulang tinggi dalam balutan pepohonan. Apa lagi ditambah dengan air lautnya yang sangat jernih. Sobat akan menyaksikan terumbu karang yang beraneka rupa dan warna.

Di sana sobat bisa mengunjungi beberapa pantai. Salah satunya, Pantai Ermun. Setelah melewati gugusan pulau-pulau karang, maka Sobat akan dibawa ke Pantai Ermun. Di Pantai ini terdapat Pos yang tentunya untuk menjamu para wisatawan. Di sana Sobat bisa berenang, menyelam, berfoto, dan lain sebagainya.
Dihaimoma
Teluk Triton [Image:Source]
Satu hal yang membuat pantai menjadi primadona  di mata wisatawan adalah pada malam hari Sobat akan menyaksikan kota bawah laut yang dihiasi kelap-kelip lampu. Koko, kota sih? Maksudnya, keanekaragaman terumbu karang serta biota laut yang mengeluarkan cahaya akan terlihat bersinar  menghiasi laut Teluk Triton pada malam hari.

Selain teluk di atas, terdapat pula 4 Perairan teluk lainnya, seperti Teluk Bisari, Teluk Etna, Teluk Avona, dan Teluk Arguni. Kalau sobat ke Kaimana, bisa mengunjungi keempat tempat wisata tersebut.

Rutenya pernah di bahasa dalam artikel ini: 5 Tempat Wisata di Papua Barat yang Tidak Kalah dari Raja Ampat

2.  Wisata Kolam Sisir


Kalau kalau kantong sobat tidak mencukupi untuk mengunjungi surga wisata Kaimana, Teluk Triton yang mendunia itu. Rekomendasi saya sih, ke kolam Sisir saja. Wahh, kenapa bisa disebut kolam sisir?Penamaan kolam sisir ini selain karena terletak di kampung sisir, kolamnya juga sedikit menyerupai sisir. Tahu sisir kan? Hehehe

Kolam Sisir menjadi lokasi wisata yang rugi untuk dilewatkan di Kaimana. Kolam sisir terletak di kampung Sisir. Letak tempat ini tidak jauh dari pusat kota. Sobat hanya membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit, menempuh jarak 5 Km dengan kendaraan darat untuk sampai ke tempat ini. Soal kondisi jalan, dijamin mulus. Semulus pahanya si anu hehe.
Dihaiamoma.com
Kolam sisir[image:Source]
Kolam sisir selalu Ramai dikunjungi masyarakat setempat, terutama di hari Weekend. Kolam ini bukan hanya indah tetapi masih asri dan sangat terjaga. Airnya yang bening berpadu dalam biru kehijaun. Semakin dalam semakin membiru. Di sepanjangan kolam ini pun dikelilingi perbukitan yang bermahkotakan pepohonanan yang hijau lebat. Jadi, tidak heran di objek wisata ini bisanya digunakan sebagai tempat foto oleh para fotografer lokal.

Oyah jangan sampai sobat salah kapra ya! Kolam sisir sendiri bukan seperti kolam pada umumnya. Kolam Sisir merupakan sebuah lekukan yang terbentuk di daerah pesisir pantai. Lekukan itu menanjang sampai di balik bukit. 

Wisatawan yang berkujung akan menyusuri kolam ini sambil menikmati keindahannya, karena jalan pelintasan terbentang di sepanjang pinggiran kolam ini.

3. Wisata Pulau Venu


Pulau yang satu ini bukan saja indah dan unik tetapi menjadi rumah bagi beberapa penyu. Sebut saja Penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricate), Lekang (Lepidochelys olivacea) dan sering juga dijumpai penyu belimbing (Dermochelys coriaceae) di kawasan ini. Kehidupan dan aktivitas para pernyu itulah yang membuat pulau ini sering dijuluki sebagai pulau Penyu.

Pulau ini berketinggian 0 sampai 7 meter di atas permukaan laut dan memiliki pantai pasir putih yang halus. Hamparan pasir putih dan beingnya air laut menjadi rumah bagi para penyu untuk berenang dan bertelur. Kedalaman laut di kawasan ini berpariasi, mulai dari 7 -70 meter.

Keindahan pulau dan kekayaan habitan di pulau ini membuat kawasan pulau Venu ditetapkan sebagai kawasan cagar alam yang dilindungi pemerintah sejak tahun1991. Pada saat yang bersamaan, pemerintah setempat telah menjadikan Pulau Venu dan sekitarnya sebagai salah satu daerah pengembangan kawasan konservasi laut di  Papua.
www.Daihaimoma.com
Pulau Venu[Image:Source]
Kalau sobat ingin menyaksikan penyu bertelur maka September adalah bulan yang tepat. Namun tenang saja, karena hampir setiap malam dan siang sering dijumpai penyu-penyu ini kedarat untuk bertelur. Selain penyu, sobat juga akan bertemu dengan burung dara laut (Sterna sp.), elang laut (Haliaster sp.) dan camar dara (Anous stilodus). 

Selain itu, perjalanan sobat akan turut di manjakan oleh flora pantai seperti cemara laut (Casuarina equisetifolia) yang menjadi endemik  dan beberapa jenis-jenis lainnya seperti putat laut (Barringtonia asiatica) dadap laut (Erythrina sp.), Waru laut (Hibiscus tiliaceus), pandan (Pandanus tectorius) dan ketapang (Terminalia catappa) dan masih banyak lagi.

Di Pulau Venue ini menyimpan situs berupa kuburan keramat yang sampai saat ini dapat sobat saksikan secara fisik. 

Kalau sobat tertarik ke Pulau Venu. Aksesenya sangat mudah dan terjangkau. Sobat tinggal menaiki transportasi laut, kapal, speedboat maupun longboat. Waktu tempuh dari pusat kota sekitar 4-6 jam tergantung cuaca dan kecepatan. 1-2 jam dari ibu kota Distrik Buruway  dan 20 –30 menit dari Pulau Adi.

4. Wisata Lukisan Prasejarah 


Di Kaimana terdapat lukisan prasejarah yang ramai dikujungi wisatawan lokal dan mencanegara. Berdasarkan kajian Balai Argeologi Jayapura menyimpulkan bahwa lukisan tersebut merupakan binatang mitologi dan perwujudan leluhur. Lukisan-lukisan ini terdiri dari berbagai bentuk, mulai dari tumbuhan, hewan, manusia sampai dengan yang menyeruapai alien.
dihaimoma,com
Lukisan Prasejarah Kaimana [Image:Source]
Jajaran lukisan itu terbentang sepanjang puluhan kilometer. Mulai dari Desa Lobo sampai Tanjung Bicari. Uiknya, lukisan-lukisan ini diperkirakan berumur 3000-10.000 tahun, yang tentunya sejaman dengan manusia Austronesia yang melakukan perjalanan ke arah Timur Nusantara. Menurut Cerita masyarakat asli, gambar-gambar itu dilukis menggunakan darah.

Selain di Kaimana, lukisan serupa banyak di temukan di Fak-Fak dan Raja Ampat.


Lukisan ini pertama ditemukan Johannes Keyts yang juga merupakan kepala pedagang VOC, pada 1678. Jajaran lukisan ini pernah didokumentasikan dan dibukukan oleh UNESCO yang bekerjasama dengan salah satu arkeolog Indonesia, Karina Arifin.

Kalau sobat tertarik untuk berkujung ke situs prasejarah ini. Dari pelabuhan Kaimana Sobat hanya membutuhkan waktu 2-3 jam perjalanan mengunakan kendaraan darat untu sampai ke tiga tempat lukisan ini.  Tebing Ganggasa, Irisjawe dan yang ketiga dekat desa Namatota.

5. Wisata Pantai Simora


Tanjung Simora merupakan tanjung di Kaimana dengan pantainya yang luas. Pantai ini layak anda kujungi karena memang ramai dikujungi masyarakat setempat. Hamparan pantai Pasir putih yang luas dihiasi pepohonan kelapa menjadikan pantai ini unik dan menarik.
Dihaimoma
Pantai Simora[Image:Source]
Kalau sobat di pantai ini menjelang sore hari, bisa sekalian menikmati senja indah Kaima yang tersohor itu. Bukan hanya itu, sobat juga bisa berfoto sekalian mengunjungi beberapa benda peninggalan Jepang dan Portugis. Seperti mercusuar dan meriam peninggalan pasukan Portugis pada abad 19. Bunker peninggalan Jepang.

Rute menju tempat ini sangat mudah. Sobat tinggal naik Ojek atau angkot ke arah Kampung Baru dengan waktu sekitar 20-30 menit.


Dengan demikian itulah ke 5 tempat wisata di Kota Senja indah Kaimana. Semoga suatu saat sobat dapat mengunjungi tempat-tempat di atas ini.
Dihaimoma
Dihaimoma Menulis Updated at: February 10, 2018

WARNING

1. Komentar Anda merupakan sebuah kontribusi untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih berguna dan Informatif

2. Komentar dan kritikan Anda untuk isi blog ini kami sangat menghargai.

3. Komentar harus menggunakan bahasa yang baik, benar, dan mendidik.
EmoticonEmoticon