0

5 Tempat Wisata Terbaik di Manokwari Papua Barat

Manokwari merupakan ibu kota provinsi Papua Barat. Kota ini menjadi salah satu kota bersejarah bagi umat kristen di Papua. Pada tanggal 5 Februari 1855  lalu, dua orang penginjil dari Jerman CW Ottow dan GG Geissler tiba di Pulau Mansinam melalui karya penyebaran agama Kristen Protestan maka tidak salah jika tempat ini menjadi salah satu tempat yang ramai dikunungi orang pada tanggal 5 Februari, terutama di pulau Mansinam.

Saat ini Manokwari bukan saja kota peradaban atau kota Injil di tanah Papua, tetapi juga menjadi salah satu kota yang memiliki ratusan destinasi wisata yang sangat indah dan menarik untuk dikunjungi. Pada postingan kali ini Dihai akan bebagi 4 tempat wisata terbaik di Manokwari versi Dihaimoma.com yang patut sobat pertimbangkan dalam perjalanan wisata anda ke Papua Barat.

Sebagian besar tempat wisata di Papua Barat peranah diulas dalam artikel berikut ini:

1. Pantai Pasir Putih Yen Beba


Menurut  masyarakat setempat, nama Pantai Pasir Putih ini berasal dari dua kata, YEN dan BEBA. Yen berarti pasir dan Beba berarti besar. Yen Beba sendiri berasal dari dari bahasa Biak. Ceritanya, nama ini diberikan oleh orang Doreri yang sejak dahulu menggunakan bahasa Biak sebagai bahasa keseharian mereka. Jadi, tahukan serakang artinya!

Pantai ini merupakan salah satu pantai yang paling ramai dikunjungi wisatawan.Terutama di hari libur. Kalau di hari biasa Pantai ini tidak terlalu ramai, jadi kalau sobat tiba di pantai ini akan terasa seperti pantai milik pribadi.

Soal keindahan pantai ini tidak perlu digaukan lagi. Pantai berpasir putih yang teduh dengan sedikit gulungan ombak  ini akan memanjakan perjalanan wisata anda. Bukan hanya itu, ketika sobat sampai di sana saat bercuaca cerah, laut akan tampak seperti permadani yang dibalut tiga warna. Bagian tepian pantai, air laut terlihat bening, berjarak sekitar 12 meter dari bibir pantai, beruba waranah biru kehijauan dan semakin jauh kedalam warna air lautnya menjadi biru gelap.
Dihaimoma.com
Wisata Pantai Manokwari Papua Barat[Image:Source ]
Rute ke pantai Pasir putih dari kota Manokwari sangat terjangkau. Sobat bisa mengunakan semua kendaran darat dengan jarak 5 KM  yang ditempuh dengan durasi kurang lebih 15 menit dari pusat kota. Pantai ini bukan hanya indah tetapi juga sangat aman dan  nyaman. Di pantai pasir putih ini sobat bisa lakukan apa saja, mulai dari berjemur, menyelam, berenang, berekreasi bersama keluarga, bersantai dibahwa pepohonan yang rindang di pinggir pantai atau hanya sekedar melepas penat. Bukan hanya itu, sobat juga akan dimajakan dengan banyak pulau kecil yang berejeran dengan hamparan terumbu karang yang kaya akan biota lautnya yang beragam.

Soal perkiran kendaraan tidak perlu sobat kwatirkan di pantai ini tidak di pungut biaya alias gratis. Bukan hanya itu, biaya masuk kepantai ini sangat terjangkau bahkan oleh anak sekolah Dasar sekalipun. Sobat hanya perlu membayar Rp.5000/orang untuk mengunakan pantai ini sepuasnya, tapi  bukan berarti bisa bertingah aneh ya... hehehe

Kalua sobat lupa menyiapkan bekal yang cukup pun tidak perlu khawatir. Sobat tinggal membelinya di sini. Di pantai ini soal makanan dan minuman dingin semuanya dijual oleh mama-mama Papua. Sobat bisa beli sekalian bercanda sama para mama Papua. Tunggu apa lagi,Yuk berkujung ke Manokwari!

2. Pantai Bakaro Manokwari


Pantai Bakaro merupakan salah satu pantai di Manokwari yang bertetangga dengan pantai Pasir putih Jadi, pasti dong tidak kalah indah dengan pantai pasir putih. Pantai ini terletak di pesisir Utara Manokwari. Panorama pantai yang indah dan eksotis membuat pantai ini tidak luput dari wisatawan domestik dan mancanegara.

Pantai berpasir putih denga air launtanya yang bening berpadu dalam biru kehijauan.Tapi  sayangnya, pasir putih di pantai ini tidak seluas pantai pasir putih dan diselingi batu karang tempat ombak memukul pantai. Ombak di pantai ini tidak terlalu besar. Di sepanang pantai  ini juga terdapat  para-para tempat bersantai. Kalau sobat tiba di pantai ini pada saat air laut surut maka sobat bisa menyaksikan langsung dasar pantai yang jernih tempat ikan-ikan berkumpul.
Dihaimoma.com
Pantai Pantai Bakaro Manokwari[image:Source]
Tatapi, satu hal membedakan pantai ini dari pantai lain di manapun adalah tradisi pemanggilan ikan yang dimiliki masyarakat setempat. Ritual pemanggilan ikan yang sering dilakukan penduduk setempat begitu menyita perhatian para wisatawan. Meraka akan memanggil ikan mengunakan peluit yang terbuat dari kulit kerang sambil membawa makanan. Ketika di tiup, ikan-ikan di pantai ini akan data dan mendekat ke tepian pantai. Wow luar biasa ya!

Rute perjalanan ke tempat ini sangat sangat mudah dan bahkan lebih dekat dari pantai pasir putih. Sobat dapat mencapai Pantai Bakaro dengan menggunakan semua jenis kendararaan darat. Dari pusat kota Manokwari sobat hanya membutuhkan waktu kurang lebih 17 menit ke arah tenggara dari hotel Swiss-Belhotel di kota Manokwari.

3. Wisata Bawa Laut di Teluk Doreri



Teluk ini sangat cantik dan memesona. Kalau sobat berwita keteluk Doreri maka jangan lupa menyelam dan menyaksikan keindahan yang sangat luar biasa. Di teluk ini berisikan bangkai kapal yang sampai saat ini masih menjadi salah satu situs terbaik untuk jenis bangkai kapal di Indonesia.

Di dasar teluk ini diperkirakan terdapat lebih dari 20 bangkai kapal, namun yang teridentifikasi dan dapat sobat lihat hanya 6 bangkai kapal, mulai dari jenis kapal patroli angkatan laut dengan panjang 13-22 m, Pillbox Wreck, sejenis kapal kargo komesial pembawa amunisi dengan panjang antara 9-16 m, Cross Wreck sejenis kapal patroli, Mupi Wreck, Shinwa Maru sejenis kapal kargo dan lain-lain. Sobat juga akan dimanjakan oleh ribuan terumbu karang cantik yang menjadi rumah bagi berbagai spesies ikan. Jadi, sobat akan mendapat pemandangan yang luar bisa unik.

Kalau sobat tertarik maka tempat ini dapat ditempu dengan jarak sekitar 1 km dari Swiss-Belhotel Manokwari dan hanya membutuhkan 17 menit kalau jalan kaki. Tapi, kalau mengunakan kendaraan hanya membutuhkan waktu sekitar 7 menit melalui Jalan Yos Sudarso. Tunggu apa lagi,Yuk berkunjung ke kota Manokwari.

4. Pantai Maruni


Pantai Maruni ini berbeda dengan pantai lainya di Manokwari. Pantai ini identik dengan pesona pasir hitamnya yang memesona. Di pantai ini sobat bisa melakukan aktifitas seperti memancing, menjelajah kawasan perairan Maruni menggunakan kapal,  berenang menikmati indahnya bawah laut Maruni sampai dengan bersantai di bawa pepohonan rindang yang tumbuh berjajar sepanang pantai.
Wisata Pantai Manuri Manokwari Papua Barat [Image:Source]
Akses menuju pantai Maruni lumayan jauh dari pusat kota Manokwari. Sobat dapat melakukan perjalanan ke pantai ini mengunakan kendaraan roda empat atau roda dua dengan jarak tempu sekitar 20 km dari pusat kota. Unikanya lagi, jika sobat berkunjung ketempat ini, sobat sudah bisa menikmati 2 tempat wisata sekaligus karena di tempat yang sama terdapat pula Danau Makabori.

Antara pantai Manuri dan danau Makabori ini hanya jalan raya yang memisakan mereka. Di sana  tidak jarang sobat akan menemukan para wisatawan atau masyarakat setempat yang sedang memancing. Jadi, kalau sobat membawa alat pancing, sobat juga bisa memancing di Danau dan kalau tidak mendapat ikan air tawar, sobat bisa pindah pancing lagi di laut.

Kalau soal penginapan, sobat tidak perlu khawatir karena di sana ada penginapan yang dapat sobat sewa sambil asar ikan hasil tangkapan sobat. Setelalah itu, sobat bisa bersantai menatap kelap-kelip lampu  kota Manakwari sambil makan ikan asar. Itu pun kalau sobat bermalam di pantai ini. Seru kan!

Baca juga:

5. Wisata Danau Anggi


Salah satu wisata Danau di Manokwari yang sangat menarik adalah danau Anggi. Danau yang terletak di pegunungan arfak kabupaten Pegaf, provinsi Papua Barat ini sangat indah dan menawan. Dana ini terbagi menjadi dua danau yang berbeda.

Menurut Legenda masyarakat setempat, kedua danau ini terbentuk dari air mata sepasang keasih dari dua suku berberda yang saling mencintai. Cinta mereka tidak direstuai oleh orang tua kedua belah piha. Karena jika mereka harus bersatu, maka akan melanggar aturan adat yang telah ada. Akibat cinta terlarang inilah yang membuat mereka terus menangis dan air mata dari kedua pasangan inilah yang menjadi cikal bakal terbentunya kedua danau ini.

Danau  yang terbentuk dari air mata laki-laki disebut sebagai Anggi Ginji dan danau yang terbentuk dari air mata perempuan disebut Anggi Gita. Dan bahkan sampai saat ini, masyarakat setempat percaya bahwa kedua danau tersebut di huni oleh dua ekor naga, jantan dan betina yang tidak lain adalah mereka berdua.
Dihaimoma.com
Wisata Danau anggi Manokwari Papua Barat[Image:Source]
Kalau sobat berkujung kesana maka sobat bukan hanya akan dimanjakan oleh kedua danau tersebut. Sobat juga akan dimanjakan oleh pemandangan alam pegunungan Arfak yang tidak ada duanya. Yupss.. kedua danau ini terletak di kawasan cagar alam pegunungan Arfak yang tentunya berada diketinggian sekitar 2.950 meter di atas permukaan laut.

Perjalanan untuk mencapai tempat ini sangat mudah. Sobat hanya membutuhkan waktu sekitar 180 menit perjalanan menggunakan kendaraan darat beroda 4 atau bisa juga kendaraan roda 2 asal yang mesinnya tahan segala cuaca dan medan. Kalau roda 4 seperti L 200, Hilux, atau kalau motor seperti Viksen dan sejenisnya. Soalnya, kondisi jalan sering tidak bersahabat. Sobat akan menempu jalan yang hanya ditimbun dengan bebatuan dan tanah dengan diselingi tanjakan yang cukup tinggi serta cuaca yang terkadang tidak menentu.Tapi, kalau budged sobat mencupi dan ingin lebih cepat. Sobat bisa menggunakan pesawat terbang twin otter/cesna dengat tarif Rp300.000/orang. Hanya 25 menit kok, waktu perjalanannya!

Ribet Ya! Tapi tenang saja, semua itu akan terbayar dangan keindahan pegunungan Arfak dan juga kedua danau yang memiliki legenda menarik ini. Kalau sobat berangkat padi hari dari Manokwari, sobat akan dimajakan oleh indahnya matahari yang terbit diantara pegunungan Arfak dalam selingan kabut pagi yang menutupi bukit dalam keheningan yang sangat menenangkan.

Bukan hanya itu, ketika sampai di Danau Anggi, sobat pasti akan bertemu dengan masyarakat asli suku Arfak yang ramah. Menyakiskan dan berfoto di depan rumah-rumah tradisional yang biasa disebut dengan"rumah kaki seribu"yang berjejer disekitar danau dan tambak-tambak ikan milik warga yang masih tradisional.

Rumah Adat  Kaki Seribu [Image:Source]
Air di kedua Danau ini cukup tenang. Danau Anggi Ginji memiliki air yang berwarna kehitaman, sedangkan Gita memiliki air berwarna biru terang. Perbedaan ini disebabkan oleh pantulan hutan di sekitar danau. Uniknya lagi, menurut warga setempat banyak peneliti mencanegara yang ingin meneliti kedalaman kedua Danau Anggi ini, namun belum ada satupun yang mampu menyelam dan mencapai dasar dari kedua danau ini. Jadi, hingga ini kedalaman danau Anggi masih menjadi misteri yang belum terungkap.

Kedalam yang masih menjadi misteri, legenda danau yang masih terus diceritakan kestiap generasi serta keindahan alamnya yang memikat inilah membuat tempat ini memiliki daya tari tersendiri bagi para wisatawan untuk terus menujungi kedua danau yang manjadi makhota di pegunungan Arfak ini. Apakah Sobat tertarik untuk berkunjung?

Dengan demikian itulah ke 5 tempat wisata terbak di Manokwari provinsi Papua Barat yang dapat saya bagikan dalam artikel ini. Semoga bermanfaat dan dapat sobat pertimbangkan dalam daftar perjalanan wisata anda ke Papua. Terima kasih.
Dihaimoma
Dihaimoma Menulis Updated at: November 05, 2017

WARNING

1. Komentar Anda merupakan sebuah kontribusi untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih berguna dan Informatif

2. Komentar dan kritikan Anda untuk isi blog ini kami sangat menghargai.

3. Komentar harus menggunakan bahasa yang baik, benar, dan mendidik.
EmoticonEmoticon