Format Surat Gugat Cerai, Terbaru - Dihaimoma Menulis
0

Format Surat Gugat Cerai, Terbaru

- 08:39:00

Surat Gugatan cerai


                                               SURAT GUGAT CERAI


Kepada Yth:
Bapak/Ibu Ketua Pengadilan Negeri/Agama ……………..
Di
Tempat.

Dengan hormat
Bersama ini, saya …………., agama ……………, umur …… tahun, pekerjaan ………….., beralamat ………………………………….., selanjutnya akan disebut             sebagai PENGGUGAT.
Dengan ini penggugat hendak mengajukan gugatan perceraian terhadap
…………………….., agama ……………, umur ……………… tahun, pekerjaan …………………, beralamat di ………………………………., yang untuk selanjutnya akan disebut sebagai TERGUGAT.
Adapun dasar-dasar dan alasan diajukannya gugatan perceraian adalah sebagai berikut:
Pada TANGGAL, BULAN, TAHUN, Penggugat dan Tergugat yang telah                melangsungkan perkawinan dan tercatat di Kantor Urusan Agama          …………………. dengan Akta Perkawinan dengan nomor ______tertanggal_________
Selama melangsungkan perkawinan Penggugat dan Tergugat telah dikaruniai …. orang anak yaitu: ……………,  (JENIS KELAMIN), lahir di …………., tanggal_______dengan Akta Kelahiran No_____tertanggal_____ dan ……………., (JENIS KELAMIN), lahir di …………………….., tanggal_____dengan Akta Kelahiran No_______
        tertanggal_____
3.     Sejak awal perkawinan berlangsung, Tergugat telah memiliki kebiasaan dan sifat yang baru diketahui oleh Penggugat saat perkawinan berlangsung yaitu ………………..,
4.     Meski Tergugat bekerja, namun sebagian besar penghasilannya dipergunakan tidak untuk kepentingan dan nafkah anak dan istrinya
5.     Apabila Penggugat memberi nasehat, Tergugat bukannya sadar dan merubah kebiasaan buruknya namun malah melakukan tindakan kasar terhadap Penggugat di depan anak-anak Penggugat/Tergugat.
6.     Tergugat juga tidak pernah mendengarkan dan membicarakan masalah ini secara  baik dengan Penggugat yang akhirnya mendorong Penggugat untuk  membicarakan dengan keluarga Tergugat untuk penyelesaian terbaik, pihak                                keluarga Tergugat juga selalu menasehati dan nampaknya tidak berhasil, Tergugat tetap tidak mau berubah.
7.     Sikap Tergugat menjadikan Penggugat tidak ingin lagi untuk mempertahankan  perkawinan.
8.     Lembaga perkawinan yang sebenarnya adalah tempat bagi Penggugat dan  Tergugat saling menghargai, menyayangi, dan saling membantu serta  mendidik satu sama lain tidak lagi didapatkan oleh Penggugat. Rumah tangga yang dibina selama ini juga tidak akan menanamkan budi pekerti yang baik agi anak-anak Penggugat/ Tergugat.
Berdasarkan uraian diatas, Penggugat memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk memutuskan
Menerima gugatan penggugat,
Mengabulkan gugatan penggugat untuk keseluruhan,
Menyatakan putusnya ikatan perkawinan antara Penggugat dan Tergugat sebagaimana dalam Akta Perkawinan No____yang tercatat di Kantor Urusan Agama _________________.
Menyatakan hak asuh dan pemeliharaan anak berada dalam kekuasaan penggugat,
Menghukum Tergugat untuk uang iddah, nafkah anak sebesar Rp. ____________/ bulan
Membebankan seluruh biaya perkara kepada Tergugat.
Apabila Majelis Hakim berkehendak lain, Penggugat mohon putusan yang seadil-adilnya.
Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

(Tempat), (tanggal), (Bulan), (tahun)

  Hormat Penggugat


       Materai Rp.6000


(……………………….)


Advertisement

WARNING

1. Komentar Anda merupakan sebuah kontribusi untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih berguna dan Informatif

2. Komentar dan kritikan Anda untuk isi blog ini kami sangat menghargai.

3. Komentar harus menggunakan bahasa yang baik, benar, dan mendidik.
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search