Cara Move On Dalam Semenit Dari Mantan [Bekas] Pacar, Istri, Atau Suami - Dihaimoma Menulis
1

Cara Move On Dalam Semenit Dari Mantan [Bekas] Pacar, Istri, Atau Suami

- 19:46:00


Siapasih yang tidak mengenal pacaran atau sebuah ikatan keluarga yang di persatukan melalui pernikahan. Ketika mendengar kata berpacaran  atau frase ikatan suami-istri pasti yang akan terbayang di benak anda adalah sebuah hubungan asmara yang terjalin antara dua sejoli. Atau sebuah ikatan keluarga yang dipersatukan melalui pernikahan yang didambahkan. Secara biologis berpacaran dan menikah merupakan hal yang normal dan proses itu merupakan bentuk kebutuhan biologis.

Uniknya, kita pernah menjadi pelaku di masa lalu, saat ini ataupun akan menjadi pelaku dihari esok. Karena itu, bagi yang belum berpacaran dan juga bagi yang sedang berpacaran anda harus memahami dan mengetahui terlebih dulu bahwa sebuah hubungan percintaan tidak selalu berjalan mulus, pasti saja ada masalah. Hal ini, berlaku juga untuk sebuah kehidupan rumah tangga.

Pernyatan ini bukan berarti saya mengajak anda  untuk meragukan kekasih anda pada saat pacaran ataupun ketika sudah menikah, tetapi lebih pada mengubah paradikma berpikir anda dalam memahami sebuah hubungan percintaan.

Emangnya, apa yang salah dengan peradikma berpikirku?

Naaahh, pertanyaan yang bagus!!!!

Jika anda yang sedang membaca artikel ini merupakan orang yang  tersakiti atau diduakan, lalu susah Move On maka saya ingin menanyakan kembali pertanyaan saya pada pembuka artikel ini.
Apa yang terbayang di benak anda ketika tadi anda mendengar kata pacaran dan ikatan pernikahan suami-istri?

Jika yang terbayang adalah sebuah hubungan asmara antara lawan jenis maka anda benar, tetapi juga salah. Lantas mengapa? Salah karena kamu memandang kata pacaran dan hubungan asmara hanya mengacu pada dua pasangan lawan jenis. Di zaman ini, realitas mengajari kita bahwa pacaran dan pernikahan tidak hanya milik mereka yang berbeda secara kelamin tetapi juga untuk mereka yang Homo sexsual, Lesbian, bisexsual dan lain-lain. Benar, karena mayoritas masyarakat kita memahami pacaran dan ikatan suami- istri selalu identik dengan hubungan lawan jenis.

Dari persepsi anda tentang penjelasan di atas ini, dapat kita pahami bahwa persoalan melupakan mantan adalah masalah cara pandang atau paradikma berpikir!

Ketika sebuah hubungan berakhir, terkadang perasaan kita sendirilah yang melumpuhkan logika. Artinya, persepsi kita terhadap kenyataan itulah yang menyiksa kita. Naa, untuk mengatasi persoalan seperti ini. Lakukan 5 langkah berikut ini, baik pada saat hendak memulai pacaran ataupun ketika orang yang anda cintai mengakhri sebuah hubungan.

Pertama- Kesadaran, sebelum mulai berpacaran. Anda harus mengetahui terlebih dulu bahwa hubungan asmara di dunia real, tidak seindah drama korea. Masalah dan perpisahan terkadang merupakan teman sejoli dari sebuah hubungan asmara. Hal ini memungkinkan anda untuk siap menerima resiko terhadap pilihan hidup yang anda jalani dan tidak membuat anda kecewa berlebihan ketika berakhir perpisahan. Poin ini, penekanannya untuk mereka yang sedang berpacaran maupun akan berpacaran. 

Kedua-Jika anda melakukan poin satu sebelum memulai pacaran atau pada saat berpacaran, maka saat diputusin pacar ataupun di tinggalin suami/istri  pasti perasaan anda tidak akan mengalahkan logika. Anda akan sadari bahwa persoalan itu sebuah kenyataan, bukan mimpi. Yah! Karena pada dasarnya, tidak ada seorang pun yang dapat mempengaruhi anda selama anda tidak mengizinkannya. 
 
Artinya, saat ini anda sakit hati dan susah Move On dari mantan anda karena pada saat anda memulai pacaran atau proses pacaran. Anda  lupa diri dan terbuai dalam kebahagian. Kenyamanan dan kebahagiaan yang anda dapatkan darinya membuat mindset anda terprogram dengan semua itu sehingga anda tidak punya waktu untuk  mengajak mindset anda untuk memikirkan poin satu (kemungkinan-kemungkinan yang akan  terjadi). Ingat, kata Cheque Vara"Kenyamanan adalah racun dari perubahan"

"Jadi catatan bagi yang belum mengalami, lakukan tahap di atas sebelum maupun pada saat sedang berpacaran. Bagi anda yang  saat ini susah Move on dan  sedang membaca artikel ini. Ketahuilah bahwa inilah waktunya untuk memulai."

Ketiga-anda mencintainya sepenuh hati, tetapi anda diduakan, diputusin atau ditinggalkan. Ketahuilah bahwa yang seharusnya menyesal bukanlah anda, tetapi dia. Mengapa? Anda hanya kehilangan orang yang tidak mencintaimu dengan sepenuh hatinya. Tapi dia, kehilangan orang yang mencintainya dengan sepenuh hatinya, yaitu anda. Anda orang hebat yang rela setia. Bukan pengecut yang mudah mengobral. Anda jangan terpaku pada perasaanmu, katakan dalam hatimu "akulah yang terbaik". 

Keempat- Meskipun anda telah membaca artikel ini dan berada di tahap akhir. Mungkin anda tidak menyadari, mengapa  pada judul artikel ini saya memilih menggunakan kata [bekas]dalam tanda seperti ini?

Anda harus pahami bahwa penggunaan kata “mantan” statusnya lebih terhormat dari pada bekas. Menurut KBBI, kata bekas bermakna, sesudah dipegang, diinjak, dilalui, dan sebagainya. Kata mantan bermakna bekas pemangku jabatan (kedudukan) jadi ketika anda menyebut frase, mantan pacar. Anda belum mampu melupakannya dari ingatanmu. Artinya, anda belum mampu Move On.

Mulai saat ini berusahalah untuk menggunakan frasa, bekas pacar. Anda tidak mungkin menghapusnya dari ingatanmu tetapi bukan berarti anda terus menghormatinya. Kata bekas, membuat anda melihatnya sebagai bagian dari masa lalu yang anda tinggalkan. Kata mantan, membuat anda mengenangnya sebagai bagian dari masa lalu yang selalu hadir di kekinian dan anda hormati dalam ingatanmu.

Ya..sadar atau tidak, kesalahan memaknai suatu informasi, terkadang menyesatkan kita sendiri dalam merespon suatu peristiwa. Analoginya begini, otak kita ibarat sebuah komputer. Ketika kita ingin membuka  file FDF, kita harus menginstal Software FDFnya terlebih dulu. Selama anda hanya, memasukan file FDF tanpa menginstal softwarenya terlebih dulu maka selama itu pula file FDF tidak akan terbaca di PC anda. 

Kelima- Kesalahan terbesar yang selalu dilakukan seseorang yang susah Move On adalah selalu menjadikan lagu-lagu galau sebagai teman setia. Atau rajin nonton sinetron, drama korea dan film-film lainnya . Sadar atau tidak, hal-hal di atas sering anda lakukan. Kalau begini kasusnya, namanya bunuh diri.  Inginnya Move On, tapi tindakannya malahan kebalikannya. Hal ini berkaitan dengan poin nomor lima. Anda inginnya menginstal Software FDF supaya file baru yang anda masukan dapat terbaca di PC , tetapi malah anda terus membuka file FDF tanpa menginstal softwarenya terlebih dulu.

Kalau begitu, kapan berhasilnya? Anda membuka file baru itu tanpa softwarenya? Naa Software itu adalah solusi. Berjuta kali anda membuka file FDF tanpa menginstal software-nya terlebih dulu anda tidak akan pernah berhasil. Anda harus mengubah paradikma anda. Ajak mindset anda untuk menyadari bahwa hal ini benar-benar sedang terjadi dan anda sedang hidup dalam kenyataan. Pikirkan bahwa, anda hanya kehilangan orang yang tidak mencintaimu dengan sepenuh hati. Dan sadari juga bahwa, anda telah mengetahui kemungkinan akan terjadinya persoalan itu sejak awal anda memulai.

Setelah anda membaca artikel ini, mungkin anda berpikir mengapa saran dalam artikel ini dimulai dari awal pacaran. Padahal konteksnya berbeda dengan kondisi anda saat ini yang sedang susah untuk Move On? Jawabannya sederhana. Supaya langkah-langkah ini menjadi catatan untuk anda ketika hendak  memulai kehidupan baru. Sedangkan bagi yang sedang pacaran atau yang belum pacaran, mereka dapat melangkah dari poin satu.

Demikian kelima langkah cara mudah melupakan bekas pacar dalam semenit yang dapat Dihai bagikan. Semoga langkah-langkah ini, bermanfaat dan dapat membuat anda untuk berani menatap masa depan tanpa terus terjajah oleh mindset  masa lalu yang telah berlalu bersama lintasan waktu yang telah anda lewati demi hari ini dan untuk masa depan.
Advertisement

1 komentar:

avatar

Sangat baik ompai artikelnya

WARNING

1. Komentar Anda merupakan sebuah kontribusi untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih berguna dan Informatif

2. Komentar dan kritikan Anda untuk isi blog ini kami sangat menghargai.

3. Komentar harus menggunakan bahasa yang baik, benar, dan mendidik.
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search