TAK ENGKAU LIHAT - Dihaimoma Menulis
0

TAK ENGKAU LIHAT

- 18:03:00
Adai batas sebatas angan riuh remuk tak berkasat
Rasa selalu menyiksa mata batin kian tuna
Selalu aku dan aku lagi
Aku menjadi kita masih samar
Siphie banyak bercakap namun sesumbar
Bijak berkata semua ada dari yang berada juga ada dari yang tiada
Tak engkau jamah bagian yang kian terabaikan
Rapuh, runtuh, ambruk semua terasa biasa
Engkau tetap terkurung dalam dunia yang membentuk pikirmu
Aku mencoba menyapamu dengan sedikit ragu
Membawamu keluar dari dunia yang kian sempit gulita
Menatap mentari di ujung senja
Menyapa bintang yang gemerlap
Aku bisa membuatmu bahagia
Walau terkadang aku dipandang biangnya
Itu hanya gulita yang menepis tiap sinar dalam pikirmu
Aku melihatnya dalam tatapanmu.
Jika sajak mengusik tiap gelap
Semua akan bersinar benderang
Advertisement

WARNING

1. Komentar Anda merupakan sebuah kontribusi untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih berguna dan Informatif

2. Komentar dan kritikan Anda untuk isi blog ini kami sangat menghargai.

3. Komentar harus menggunakan bahasa yang baik, benar, dan mendidik.
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search