AKU DAN RASAKU - Dihaimoma Menulis
0

AKU DAN RASAKU

- 23:02:00
Ketika itu beranjak
Engkau memberiku sinar penerpa duka.
Terang senyummu terukir disetiap pandanganku
Ku mencoba untuk berlalu darinya
Berlari dan terus berlari, namun entah sampai kapan ku harus bersembunyi
 Jujur ini telah berakar

Mungkin juga akan menjadi beni pembawa pilu yang tak kunjung engkau tahu
Inginku buka ruang hati yang tersisa, namun tak sebening senyummu.
Aku terdiam menghayati ratap yang harus mendekam lagi dan lagi
Ini aku singgasana yang tak berharga.
Lelah aku terus bertopen, bahkan bercadar
Tatap tapak kakimu mengajariku
Rupahmu tak milik wajah hinaku

Tatap....
Tatap....
 Tatap aku dan hatiku
Juga aku dan Rasaku

Kita yang satu mengagumimu
Meski rasa tak kau sentuh
Tataplah kami yang rindu akan dekapan.
  Hingga daku layak dipelukanmu.
Advertisement

WARNING

1. Komentar Anda merupakan sebuah kontribusi untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih berguna dan Informatif

2. Komentar dan kritikan Anda untuk isi blog ini kami sangat menghargai.

3. Komentar harus menggunakan bahasa yang baik, benar, dan mendidik.
EmoticonEmoticon

Next Post This Older
 

Start typing and press Enter to search